Friday, March 13, 2009

Mak Bruk

Sibuk banget bulan ini kayaknya. Sebab semua dibrukin di bulan ini.

Batas akhir bayar setoran-setoran tahunan, pindah rumah, beres-beres administrasi karna akan ada perubahan besar di perusahaan, juga bisnis-bisnis baru mulai jalan semua.

Beberapa hari terakhir ini aku jadi sering pulang malam. Terutama ketika suamiku di Jakarta, sebab aku kadang diajak ikut meeting juga. Hal ini terjadi sejak suamiku bertemu dengan group "gila kerja" beberapa hari yang lalu.

Aku menyebut mereka group "gila kerja" karna mereka tu sepertinya gak berenti kerja. Kami meninggalkan meeting sebelum mereka mengakhiri pembicaraan, dan itu sudah dini hari. Paginya, salah satu dari mereka sudah ngejemput Fredy lagi. Padahal mereka udah tua-tua lho. Kalau dilihat dari fisiknya sih, sepertinya usia mereka sudah 50-an lebih.

Kami bahkan akhirnya membiarkan rumah kami direnovasi tanpa pengawasan. Maksudnya, aku cuma jelasin ke kontraktor, mau bikin apa aja, proses dan hasilnya, bener-bener terserah mereka deh. Aku cuma suruh satu orang karyawanku tungguin tukang kerja karena di rumah sudah ada beberapa perabot dan aku gak mau perabot-perabot itu rusak atau dicuri.

Secara teknis, aku hanya menunggu bak penampungan airnya kering dan bisa dipakai, lalu aku mau mulai menempati rumah itu. Seharusnya, akhir minggu ini bisa sih. Aku masih menimbang-nimbang antara mau nunggu suamiku pulang dulu dari Hongkong atau langsung pindah aja, supaya kalau suamiku pulang, sudah bisa pulang ke rumah, gak usah ke apartemen lagi.

Anak-anak .. jadi kurang terperhatikan akhir-akhir ini. Aku berangkat lebih pagi dari biasanya, dan pulang lebih malam. Setiap kali Milen ngeliat aku, dia langsung melonjak-lonjak kegirangan, bikin aku tambah merasa bersalah aja karna jarang menggendongnya, meskipun secara ajaib, dia masih full ASI sampai sekarang. Isaac dan Grace juga tambah caper aja deh jadinya.

Isaac bahkan mulai mengidolakan pembantuku yang mengurus Milen. Emang paling cantik sih, orangnya juga pinter ngurus anak. Nah Isaac cuma mau makan kalau disuapin dia atau orang tuanya. Masalahnya, orang tuanya kagak ada yang punya waktu untuk nyuapin dia, jadi dia cuma mau makan sama Mbaknya Milen.

Grace, cocok sih sama Mbaknya, tapi dia lebih suka kalau ada emak hehehe .. dan lebih suka lagi kalau ada Mami atau Papi. Ugh, semoga setelah pindah rumah, kehidupan bisa kembali normal meskipun kesibukan kami yang sering sampai malam ini gak ada hubungannya dengan pindah rumah atau tidak.

0 komentar: