Thursday, November 12, 2009

Sekolah Untuk Anak

Sudah dua bulan lebih sejak update blog terakhirku :D .. tambah males aja ngeblog kalau sudah ada pesbuk hehehe .. Apa aja yang berubah dalam hidupku ya ...

1. Waktu lebaran, aku akhirnya aku memPHK Mbaknya Milen
2. Sekarang asistenku di rumah cuma 2. Satu ngurus Isaac dan Grace, satu ngurus Milen dan masak. Kedua-duanya bekerja sama mengurus rumah :D. Khusus cucian aku yang handle, soalnya pake mesin cuci. Kalo setrikaan, aku kasih lagi ke mereka hahaha ..
3. Beberapa hari setelah asistensku pada balik, aku sempat bangun pagi-pagi sekali untuk ikut ke pasar. Tapi setelah ikut-ikut meeting dengan bojoku lagi sampe malam, aku kembali ke pola hidup semula hihihi ..
4. Aku sudah sebulan setengah ini ikut fitness di Celebrity Fitness. Akhirnya bareng sama bojoku karena dia ditawarin program gratis 5 bulan (kalo gak salah) dan dia mau. Ternyata enak juga kalo fitness/olahraga, badan jadi lebih enteng dan seger, walaupun karena fitnessnya seminggu pisan, abis fitness badan langsung "njarem" semua heheh .. Mudah-mudahan dengan cape fitness nafsu makanku bisa tambah buas :D
5. Mileeenn .. sekarang sudah banyak minum susu sapi, tapi masih menyusu kalau aku ada di rumah. Emang susunya jadi gak sebanyak dulu lagi karena sudah jarang menyusui, paling buat mainan dan pelepas kangennya Milen aja.
6. Pekerjaan .. aku mulai banyak keluar kantor sekarang. Memang gak terlalu sering karena aku masih belum bisa meninggalkan pekerjaanku di kantor, tapi akhir-akhir ini akhirnya banyak interaksi langsung dengan vendor dan customer lah. Jadi tau muka-mukanya mereka :D
7. Suamiku dan Isaac sekarang ini lagi deket-deketnya karena mereka terlibat dalam permainan bersama. Main PS2. Hehehe .. Salah sendiri suamiku beli'in Isaac PS2 dan ngajarin cara mainnya, akhirnya sekarang Isaac demen main dan selalu nunggu Papinya pulang dan libur supaya bisa diajak main PS2.

Dan kejadian-kejadian lain yang mungkin tidak bisa aku ceritakan di sini :D.

Hari Minggu kemarin, selesai fitness di Puri Indah Mall, aku dan suamiku mengunjungi education fair di lantai G. Suamiku memang mencari sekolah yang bisa memfasilitas anak-anaknya untuk ngecipris bahasa Cino alias mandarin. Akhirnya ketemulah sebuah sekolah trilingual yang cukup murah (sebenarnya sangat murah), sayang sekali, lokasinya nun jauh di Serpong.

Terlepas dari lokasinya yang super jauh itu, aku dan suamiku sebetulnya udah cocok banget dengan sekolahan itu, tinggal liat open housenya tanggal 21 November nanti.

Tapi banyak hal juga yang jadi pertimbangan kami, antara lain :
1. Kasihan Isaac kalau harus berangkat sekolah pagi-pagi sekali, supaya tidak terlambat. Otomatis dia harus tidur lebih sore. Dan artinya .. kesempatan bertemu dengan orang tua semakin langka karena kami sering pulang malam dan bangun siang. Kata guru di sekolah itu, banyak juga anak-anak dari Tanjung Duren yang bersekolah di sana.
2. Kalau akhirnya kami berusaha mendekatkan lokasi rumah kami ke sekolah itu supaya Isaac (dan adik-adiknya kelak) tidak perlu menempuh perjalanan terlalu jauh hanya untuk sekolah, alias pindah rumah ke Serpong, banyak hal juga yang harus dikorbankan. Aku belum puas juga menikmati rumah yang baru setengah tahun lebih ini aku tempati. Tempat kerja kami jadi jauh, kalau ada apa-apa susah akses ke pegawe/kantor. Belum lagi harus mikirin nyediain akses internet ke rumah .. whew ..

Aku berusaha browsing-browsing untuk mencari alternatif sekolah yang lain yang menggunakan bahasa mandarin sebagai pengantar dalam pelajaran. Hanya ada 2 sekolah trilingual di Jakarta ini. Satunya menggunakan bahasa Jerman, dan yang satu Mandarin. Yang mandarin ya sekolah yang aku ceritain di atas itu.

Akhirnya kami putuskan untuk menunggu open house. Meskipun resikonya bisa kehabisan kursi, tapi biarin lah, daripada udah jauh-jauh ternyata salah sekolah, ternyata anak-anakku gak suka dengan sekolah tersebut.

Aku sebetulnya tidak ingin buru-buru memasukkan Isaac ke SD, karena September tahun depan dia baru akan berusia 6 tahun. Tapi suamiku udah pingin banget anak-anaknya bisa bahasa Mandarin karena dia sendiri ngerasain kesulitan dalam berbisnis karena tidak bisa bahasa Mandarin. Sudah bisa sih kalau mau masuk SD tahun depan, tapi takutnya kalau ternyata Isaac masih pingin bebas belajarnya. O ya, aku juga masih belum tahu apakah sekolahan itu juga memberikan banyak pe-er kepada anak-anak didiknya hehehe .. Kalo iya, semakin banyak alasan untuk menolaknya :D.

0 komentar: