Thursday, July 1, 2010

Ga Usah Dimasukin Hati

Beberapa hari ini anak-anak Pekalongan, teman sekolahku dulu bergabung di sebuah group di blekberi.
Nah, lalu salah satu teman, ada yang nulis kira-kira begini, "Istri ku sama anak-anak lagi pergi, aku di rumah."
Sebenarnya itu hal biasa, sementara suami jaga toko, istrinya pergi sama anak-anak mungkin untuk membeli keperluan anak-anaknya. Kalau suami ikut juga, mungkin takut ga ada yang jagain tokonya, karena gak bisa serahin full ke karyawan. Lagipula Pekalongan kota kecil, semua dekat, jadi pergi sendiri juga gak masalah.

Tapi keisenganku muncul untuk ngegodain temenku itu. Aku tanya, "Kenapa istri dan anak-anakmu pergi kamu gak diajak? Harusnya kamu juga ikut dong."

Sebenarnya kalimatku ini bisa menimbulkan 2 persepsi.
1. Kamu koq ditinggal di rumah sendirian sementara istri dan anak-anakmu pergi jalan-jalan? Enakan mereka dong bisa jalan-jalan, kamu tetep kerja hehehe ..
2. Kamu koq enak-enakan di rumah sementara istrimu kerepotan pergi sendirian bawa anak koq gak kamu bantuin?

Pikirku, kalau temanku nanti menangkap yang nomer 1, aku mau lari ke nomer 2 dan sebaliknya.

Temenku : "Istri dan keluarga besarku emang lagi pada pergi semua, aku kena giliran jaga rumah".
Aku : "Emangnya kalau gak dijagain rumahnya bakal minggat kemana?"

Ternyata ... temanku itu punya nomor 3-nya ... hahahaha ..

Jawaban dia : "Waduh Lea .. sama kamu memang gak bisa bo'ong, ini memang sebentar lagi istri ke - 8 mau dateng, makanya aku gak mau ikut pergi." wakakaka ..

Inilah ga bisa dipercayanya komunikasi di dunia maya hahaha ..
Selain pernyataan, "Istri dan anak-anakku lagi pergi, aku lagi di rumah", jangan percaya dengan yang lainnya hahaha ..
Pernyataan itu pun masih sama meragukannya dengan yang lainnya, tapi daripada disuruh buktiin sendiri dengan datang ke Pekalongan, lebih baik percaya saja wakakak ..

Itu hanya salah satu contoh bahwa di dunia maya, kita bisa ngomong apa saja, menjadi siapa saja yang sesuai atau tidak sesuai dengan kenyataan.

Sebulan yang lalu, aku berkenalan dengan seorang teman. Sebenarnya dia yang menemukan aku dan mulai ngeadd id YM-ku, tapi orangnya pendiam sekali dan kesannya melankolis banget.

Beberapa kali ngobrol sepotong-sepotong, akhirnya setelah beberapa hari, kami mulai bicara lebih banyak. Ouw .. pikirku, dia udah mulai membuka diri?
Sempat dia marah, lalu menghilang. Tapi seminggu kemudian, dia kembali lagi dengan mengatakan bahwa ini adalah kesempatan terakhir untukku untuk berteman lagi dengannya.

Agak sinting juga sih. Datang tak diundang, pergi tak diantar, trus datang lagi seolah-olah dia sedang memberikan aku kesempatan emas. Tapi aku ini mungkin karena sangat keibuan (cieh..) jadi nerima aja orang yang sudah jelas kekanak-kanakan seperti itu.

Nah di episode kedua pertemuan kami ini, aku berencana menyimpan fotonya di gudang foto onlineku, supaya gak ilang aja, walaupun gak jaminan juga sih. Karena aku menyimpannya di tempat umum, aku merasa berkewajiban menjaga agar Om Google tidak menongolkan fotonya ketika ada orang yang entah sengaja atau tidak browsing dan menuliskan namanya. Jadi aku tes dulu dengan Om Google. Ketika aku menuliskan namanya di Google, lalu aku pastikan bahwa tidak ada fotonya muncul di arsipnya Om Google. Tapi .. mataku tiba-tiba melihat sesuatu yang menarik, sebuah judul postingan blog tentang seorang penipu.

Ketika aku klik, ternyata teman baruku inilah yang sedang dibahas oleh blog itu. Lengkap dengan fotonya, cara-cara penipuannya, dan data-data dirinya yang bahkan aku pun tidak pernah dapat darinya. hehehe ..

Diyenkk!!!!

Bagai disambar geledek membacanya, aku tiba-tiba jadi ngeri. Tapi aku berusaha mengendapkan informasi itu .. sampai 2 hari, supaya emosiku reda dulu. Kemudian aku mulai bicara ke teman baruku ini. Aku bertanya sama dia tentang pemosting blog itu, dan dia langsung tahu bahwa aku sudah baca blog itu.

Lalu dia jelaskan semuanya, bahwa semua cerita di blog itu sebenarnya diputarbalikkan. Wah .. wah .. wah .. temanku yang sangat pendiam dan biasanya bicara sepotong-sepotong ini tiba-tiba mendominasi layar chatting kami :))

Sebenarnya .. ketika temanku ini bercerita, aku percaya saja dengan ceritanya. Ceritanya sangat rinci, sehingga seandainya dia berbohong sama aku, maka dia sangat pantas diberi gelar master untuk keahlian berbohongnya itu.
Lagipula, siapa yang bisa membuktikan bahwa posting blog itu benar atau tidak.
Lebih mudah bagiku, untuk nantinya membuktikan apakah temanku berkata benar atau tidak karena aku berinteraksi dengan temanku ini bukan dengan pemosting blog, tapi aku tidak ambil pusing sebenarnya.

Pertama, temanku ini masih sangat maya. Berbeda dengan teman-teman lain yang aku kenal lewat internet, mereka bisa dijangkau meskipun hanya lewat tulisan atau suara. Pada akhirnya aku pernah bertemu dengan mereka, minimal pernah bicara lewat telepon. Sementara dengan teman baruku ini, aku hanya bisa chatting via YM atau blekberi, itupun banyak diamnya .. kayaknya dia penganut aliran kebatinan, tapi sayang telepatinya gak nyambung :D, mungkin wirelessnya beda frekuensi hehehe.
Kedua, temanku ini juga tidak mau memberikan informasi tentang dirinya. Dia punya prinsip, berteman harus tulus, menerima apa adanya. Masalahnya .. apa yang mau diterima kalau dia tidak mau membuka dirinya apa adanya juga? hehehe .. Dia sangat mengandalkan komunikasi lewat chatting itu dan pede sekali dengan prinsip "menerima apa adanya".

Pernah aku godain dia, gimana kalo kamu naksir cewe, bicara udah akrab banget, ternyata setelah ketemu, wajah dan postur tubuhnya kamu gak suka banget? Jawabnya, "Aku pasrahin sama Tuhan".
Apa maksudnya cewe itu yang mau dipasrahin sama Tuhan supaya dipermak dulu atau dia mau pasrahin urusan fisik sama Tuhan, percaya aja Tuhan pasti ngasih yang ... yah .. gak jauh-jauh dari keingiannya lah? :))

Tapi kemudian yang membuat aku jadi kaget adalah .. ketika aku becandain dia, dia jadi marah dan kemudian memutus komunikasi. Lagi-lagi menghilang. Kenapa sih ni orang? Dia kira dia siapa seolah-olah menghukum aku dengan menghapus kontak blekberiku. Emangnya ada atau gak ada dirinya, ada pengaruhnya untuk aku?
Dan yang bikin aku sempat keki adalah karena temanku ini sepertinya marah karena aku tanya-tanya tentang kejadian masa lalunya dengan menanyainya sehubungan blog itu, bagi dia, aku tidak menerima dia apa adanya. Lagi-lagi aku bingung .. apa yang mau diterima kalau tidak ada yang diberikan? :D
Aku jadi berpikir, apakah aku sedang berkomunikasi dengan seorang psikopat selama ini? "gludak!!"
Padahal dengan aku bertanya ke dia, berarti aku masih menaruh kepercayaan sama dia (lah emangnya aku nanya dengan harapan pingin dibohongi hehehe). Eh .. malah dicurigai macam-macam.

Tapi untungnya aku masih punya akal sehat. Di antara posting blog itu dan pernyataan temanku yang menyangkalinya, aku lebih suka mempercayai bahwa kenyataannya keduanya sama-sama gak penting untuk dipikirkan :)) Jadi anggap aja seperti selesai baca buku cerita, trus tutup! :))
Kalau seandainya temanku itu benar, tetap tidak ada untungnya bagiku, biasa aja. Kalau blog itu benar, malah aku yang rugi, berpotensi untuk ditipu.

Jadi .. kalau masih sekedar di dunia maya .. gak usah dimasukin ke hati! .. gitu kali ye? :)

2 komentar:

O.L.S.Y. said...

Jadi, kalo ada video porno mirip Ariel, Luna Mayat dan lain-lain di dunia maya, juga gak usah ditanggapin, ya Mam :))

Lea said...

Salah satu harga yang harus dibayar dari sebuah popularitas selebriti adalah "dikenal dan dilihat semua orang". Hidupnya jadi milik umum. Mau sembunyi ke mana ya kalo ML aja akhirnya orang bisa lihat? :))

Nanggapi atau engga itu sih pilihan. Tapi demi ketenangan hidup yang sudah banyak masalah ini, kalau saja semua orang ga nanggapi hal itu, apa mungkin kejadiannya bakal sefenomenal ini? Hehehe...