Ini adalah project besar .. dan sebenarnya juga tugas kenegaraan hehehe ..
Sejak bulan Juni kemarin hidup kami (saya dan suami) berenang di pinggirannya, dan akhirnya mulai September kemarin kami sudah berada di tengah pusaran tanpa bisa keluar lagi. Hanya bisa menunggu pusaran itu selesai.
Tapi yang paling mengerikan adalah karena di tengah pusaran itu pun masih ada ancaman-ancaman binatang buas yang ikut terseret ke dalam pusaran itu. Meskipun karena berada dalam pusaran juga, binatang buas itu juga sama puyengnya dengan kami.
"Kamu bicara apa sih, Lea?"
Yah kira-kira beginilah keadaan kami sekarang dan mungkin akan seperti ini sampai 2-3 bulan ke depan.
Bulan November sampai pertengahan Desember kemarin benar-benar bulan penuh kegelapan bagi saya dan suami. Tapi meskipun dalam kegelapan, saya masih melihat tangan Tuhan menyertai kami. Misalnya melalui orang-orang, baik yang baru kami kenal maupun yang sudah agak lama kami kenal, dan banyak kejadian yang, meskipun kadang kami rasanya seperti terjebak, selalu ada pertolongan yang mengiringi jebakan-jebakan tersebut.
Sehingga ketika kami melihat ke belakang, semua kesulitan yang kami alami hanya seperti batu loncatan untuk mencapai keadaan yang lebih baik, lebih dalam. Sekarang kami jadi mengenal lebih banyak orang, dan mendapat lebih banyak ilmu baru.
Saya sendiri, meskipun secara daging rasanya terhimpit dengan berbagai kesulitan, tapi dalam hati saya merasakan kesejukan dan kasih. Saya tahu dari mana sumbernya, saya tahu itu karena Tuhan memang tidak pernah meninggalkan saya.
Dan mulai tanggal 23 Desember kemarin saya melihat terang. Ternyata orang yang berada dalam keadaan gelap gulita, ketika bertemu dengan terang rasanya lega sekali :))
Sekarang, karena sudah diterangi, bukan berarti pusaran berhenti dan masalahnya selesai. Tapi segala kelelahan berjalan dalam kegelapan, berganti menjadi semangat baru.
Tahun ini saya hanya bisa menikmati natalan di dalam project, tapi damai sejahtera dan sukacita dari Tuhan tidak pernah hilang sedikitpun. Bukankah itu yang paling penting? Dalam keadaan apapun (tidak hanya Natal), damai sejahtera yang melampaui segala akal dan sukacita yang tidak pernah habis itu selalu ada di hati kita dan memberi kita kekuatan untuk melangkah dan melakukan hal-hal yang berguna bagi sesama dan kemuliaan Tuhan (bukankah hanya ini tujuan hidup kita?).
Selamat Natal 2010, kiranya damai sejahtera dan sukacita yang menyertai saya, juga ada di tengah-tengah saudara dan menyertai saudara ke manapun saudara pergi. Amin. :)
0 komentar:
Post a Comment